Strategi Bisnis Reseller untuk Pemula

Cara Jadi Reseller dan Dropship Baju Tanpa Modal

Dalam menjual produk terkadang seseorang lebih memilih menggunakan metode reseller. Ada beberapa strategi bisnis reseller di metode ini agar terus menghasilkan profit di setiap penjualannya.

Dengan strategi ini, kamu bisa menjadikan bisnis ini bukan sekedar sampingan tetapi bisa sebagai penghasilan utama. Pada artikel ini, kamu akan dijelaskan secara detail terkait bagaimana strategi terbaik untuk terus cuan di bisnis reseller.

Read More

Strategi Bisnis Reseller Untuk Semua Produk Online

Reseller bisa dilakukan secara online atau offline dalam menjual produk tertentu. Namun cara online lebih direkomendasikan agar lebih mudah melakukan penjualan dan berikut langkah-langkahnya:

Memilih Produk

Dalam memilih produk perlu adanya riset terlebih dahulu agar tepat sasaran. Salah satu caranya ada mengintip produk yang terjual laris di beberapa marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dll.

Gambaran dari market ini bisa menjadi acuan dalam memilih produk terbaik untuk dijual secara online. Pilihlah sekitar 3-4 produk untuk percobaan dan jual secara online di sosial media Facebook, Instagram, dll.

Pilih Supplier Terbaik

Dalam memilih produk juga perlu disertai dengan mencari supplier terbaik. Ketika memilih supplier jangan selalu terpaku pada harga murah tetapi lihatlah rating dan pelayanannya.

Dengan demikian, produk yang nantinya akan dijual tidak mengecewakan konsumen dan mereka bisa melakukan repeat order. Untuk memilihnya, kamu juga bisa memanfaatkan marketplace di atas.

Selain itu, kamu juga perlu menanyakan kepada supplier terkait bagaimana prosesnya jika barang rusak, dll. Jadi semuanya perlu diperjelas sehingga ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kamu tidak rugi dari penjualan ini.

Penentuan Target Pasar

Ketika produk dan supplier sudah didapatkan maka menentukan target pasar juga sangat penting. Target pasar ini meliputi umur, jenis kelamin calon pembeli, tingkat kesukaan pada sesuatu, dll.

Jika bagian ini sudah di breakdown maka dengan mudahnya kamu menarget produk ke calon pembeli. Tujuan dari teknik ini adalah agar produk tepat sasaran dan kamu bisa menjual dengan harga berapapun pada mereka. Buat kamu yang menjadi reseller online shop, kamu harus bisa mencari target market yang jelas.

Menentukan Harga Jual

Dengan produk yang ada, kamu juga perlu menentukan harga jual produk kepada konsumen. Untuk harga jual sebenarnya tergantung memiliki menjual di beranda sosial media atau di iklankan di media yang sama.

Jika menggunakan periklanan tentu harganya harus lebih mahal dengan penjualan di beranda. Untuk itu, penentuan harganya bisa lebih dari 50% dari harga yang ada di supplier.

Sedangkan produk yang dijual di beranda setidaknya 30% dari harga supplier. Semua ini tentu relatif karena beberapa orang terkadang menjual 100% dari harga supplier ketika menjual dengan media periklanan. Tentu reseller berbeda dengan dropship ya.

Memilih Media Pemasaran

Ketika semua sudah siap maka kamu bisa memasarkannya secara online di berbagai media. Umumnya banyak orang yang lebih memilih Facebook dan Instagram untuk memasarkan produk.

Jika keinginan kamu juga demikian maka di media itu juga bisa beriklan secara online untuk menjual produk. Penghasilan yang akan didapatkan tergolong besar meskipun di awal-awal perlu biaya untuk beriklannya.

Namun itu semua akan kembali ketika kamu berhasil menemukan angle dalam penjualan produk. Kamu bisa mengeksplor sendiri hingga menemukan cara terbaik saat beriklan di media tersebut. Contoh reseller yang bisa kamu jalanin ialah reseller baju, reseller makanan, dan lainnya.

Dari sekian strategi bisnis reseller ini jika diterapkan secara serius maka hasilnya akan maksimal. Jika modalnya kuat, disarankan menggunakan media periklanan saat menjual produk agar profitnya lebih besar.

Biaya di awal memang besar tetapi hasil yang akan didapatkan juga besar ketika kamu menemukan teknik terbaiknya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.